MARHAENISME SEBAGAI ASAS
PERJUANGAN
SOSIO
NASIONALISME
Sosio nasionalisme adalah satu asas kehidupan rakyat
Indonesia yang berdasarkan kebangsaan Indonesia. Pemikiran sukarno tentang
nasionalisme Indonesia harus di akui memang banyak diinsprasikan beberapa tokoh
dunia seperti Ernest Renan, otto Bauer dan Gandhi. Misalnya seperti salah satu
pandangan sukarno yang sepaham dengan otto bauer bahwa munculnya sebuah bangsa
bukanlah atas perbedaan SARA , melainkan karena kesamaan sejarah. Untuk itu
bung karno menginginkan nasionalisme Indonesia tumbuh dan berkembang melalui
kesadaran sejarah atas penindasan dan penghisapan yang melanda kehidupan rakyat
Indonesia sejak dahulu.
Sukarno juga sepaham dengan dengan Gandhi bahwa
nasionalisme juga harus dilandasi oleh rasa cinta dan kemanusiaan tanpa
membeda-bedakan SARA sehingga nasionalisme tidak akan pernah bersifat chauvis,
melainkan humanis. Itulah nasionalisme Indonesia yang menarik garis dari
sejarahnya sendiri.
Dari sana dapat disimpulkan bahwa sosio nasionalisme
berarti sebuah asas pergaulan hidup yang akan menjadi dasar bangunan social
masyarakat Indonesia yang didasarkaN semangat nasionalisme sendiri. Dngan
harapan akan tercipta sebuah bangunan kebangsaan yang dilandasi oleh semangat
cinta terhadap manusia dan kemanusian, masyarakat yang tidak chauvis melainkan
humanis namun tegas dan revolusioner terhadap segala penindasan yang dilakuksn
oleh feodalisme, kapitalisme, kolonialisme, dan imperialism sebagai sebuah
kesadaran dan keharusan sejarah.
SOSIO
DEMOKRASI
Sosio demokrasi adalah satu asas kehidupan rakyat yang
berdemokrasi gotong royong, yaitu satu demokrasi politik dan demokrasi ekonomi
yang bersumber dari keperibadian rakyat Indonesia, yang menginginkan
kesejahteraan ekonomi dan politikseluruh rakyat Indonesia dan bukan demokrasi
perancis, amerika inggris, dan belanda yang cenderung menindas.
Dengan dua asas (sosio nasionalisme dan sosio demokrasi)
yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam mewujudkan keadilan,
kesejahteraan, dan kemakmuran, maka sukarno memilih jalan gotong royong sebagai
cara berjuang kaum marhaenis untuk mewujudkan sosialisme Indonesia. Teori ini
bertolak belakang dengan pandangan karl marx. Jika marx perjuangan kelas,
sukarno dengan jalan gotong royong. Dasar pemikiran marx memilih perjuangan
kelas, atas dasar tuntutan teorinya tentang keterasingan(alienasi), nilai
lebih, dan teori perkembangan masyarakat, juga didasarkan pada teori
kontradiksi modal dan kerja sebagai sebuah konflik yang tak terdamaikan,
sehingga marx berpikiran bahwa satu-satunya cara menyalesaikan konflik adalah
perjuangan kelas.
Sementara dasar pemikiran sukarno memilih gotong royong
adalah runtutan teorinya tentang “budi nurani”. Dengan budi nurani yang
dimiliki semua manusia pada hakikatnya menginginkan kesempurnaan dan tidak
ingin menindas dan tertindas. Oleh karena itu sukarno tidak menggunakan
perjuangan kelas tetapi perjuangan gotong royong , dimana semua kelas bersatu
untuk bersama-sama menuju kesejahteraan dan kemakmuran tanpa penghisapan.
Sukarno pun sadar bahwa gotong royong menuntut kesadaran
dari seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu butuh suatu revolusi yang bersifat
merubah pemikiran, pandangan hidup,sikap, moral etika, kebiasaan,merubah social
ekonomi politik budaya Indonesia, dan merubah seluruh aspek kehidupan rakyat
Indonesia yang semuanya mempunyai tujuan yaitu mengembalikan manusia Indonesia
kepada budi nuraninya. Sifat revolusi ini tidak akan mampu di prediksi oleh
waktu, tidak mengenal titik dan akan terus mengalir dan terus berjalan mengikuti
perkembangan jaman. Sejarahlah yang akan menguji dan menilainya.
ASAS
PERJUANGAN
Non
Kooperasi
Asas non kooperasi adalah analisa sukarno dengan
menggunakan metode berfikir historis materialisme. Dengan analisa itu, sukarno
dapat menemukan sebuah kontradiksi pokok antara kemauan rakyat Indonesia dengan
kemauan kolonialisme belanda. Kontradiksi itulah di istilah kan secara
sederhana dalam satu idiom”sana mau kesana-sini mau kesini”. Keinginan kita
tidak akan terpenuhi dengan meminta minta dengan kaum sana (kolonial). Kita
harus mengenali basic material tentang siapa lawan dan siapa kawan. Setelah di
temukan kontradiksi pokok dan mana kontradiksi tidak pokok. Dan bagi soekarno,
massa aksi dan matchtvorming hanya akan terbentuk melalui jalan non kooperasi.
Machtvorming
Machtvorming
diartikan sebagai proses pembentukan atau penyusunan kekuasaan nasional sebagai
satu kesatuan perjuangan melawan penindasan kolonialisme imperialisme. Menurut
sukarno, keinginan untuk merdeka akan terpenuhi bila ada macht ( kekuasaan )
untuk mendesak para kaum kolonial. Dan asas non kooperasi itu biasa tercipta
dalam satu perlawanan dengan cara menyusun kekuatan ( machtvorming ).
Massa
aksi
Massa aksi adalah sebuah kebangkitan massa secara radikal
revolusioner yang di sebabkan oleh tenaga-tenaga masyarakat itu sendiri yang
sadar akan perjuangannya. Massa aksi adalah bentuk perbuatan perjuangan kaum
marhaen yang sadar akan dirinya tertindas. Machtvorming hanya akan terbentuk
apabila ada massa aksi.
Radikalisme
Radikalisme adalah sikap yang mendasar, yang mencakup
radikalisme pemikiran, semangat dan gerakan. Pemikiran ini akan selalu mendobrak
maju ke depan dengan gagasan dan ide-ide perjuangan. Dan radikalisme hanya
dapat dibangkitkan melalui non kooperasi.
Self
helf
Self help
diartikan sebagai semangat untuk mengelolah sumber daya yang dimiliki. Tidak
bergantung pada pihak lain.
Self
reliance
Kepercayaan diri adalah modal utama gerakan. Tanpa
kepercayaan diri, suatu gerakan akan kehilangan daya hidup dan dinamikanya. SEMOGA BERMANFAAT YAAA???? UNTUK KAUM SUKARNOIS TERUS SEMANGAT UNTUK BERJUANG........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar