Sabtu, 07 Desember 2013

ASAS PERJUANGAN BUNG KARNO



MARHAENISME  SEBAGAI ASAS  PERJUANGAN

SOSIO NASIONALISME
            Sosio nasionalisme adalah satu asas kehidupan rakyat Indonesia yang berdasarkan kebangsaan Indonesia. Pemikiran sukarno tentang nasionalisme Indonesia harus di akui memang banyak diinsprasikan beberapa tokoh dunia seperti Ernest Renan, otto Bauer dan Gandhi. Misalnya seperti salah satu pandangan sukarno yang sepaham dengan otto bauer bahwa munculnya sebuah bangsa bukanlah atas perbedaan SARA , melainkan karena kesamaan sejarah. Untuk itu bung karno menginginkan nasionalisme Indonesia tumbuh dan berkembang melalui kesadaran sejarah atas penindasan dan penghisapan yang melanda kehidupan rakyat Indonesia sejak dahulu.

            Sukarno juga sepaham dengan dengan Gandhi bahwa nasionalisme juga harus dilandasi oleh rasa cinta dan kemanusiaan tanpa membeda-bedakan SARA sehingga nasionalisme tidak akan pernah bersifat chauvis, melainkan humanis. Itulah nasionalisme Indonesia yang menarik garis dari sejarahnya sendiri.
            Dari sana dapat disimpulkan bahwa sosio nasionalisme berarti sebuah asas pergaulan hidup yang akan menjadi dasar bangunan social masyarakat Indonesia yang didasarkaN semangat nasionalisme sendiri. Dngan harapan akan tercipta sebuah bangunan kebangsaan yang dilandasi oleh semangat cinta terhadap manusia dan kemanusian, masyarakat yang tidak chauvis melainkan humanis namun tegas dan revolusioner terhadap segala penindasan yang dilakuksn oleh feodalisme, kapitalisme, kolonialisme, dan imperialism sebagai sebuah kesadaran dan keharusan sejarah.

SOSIO DEMOKRASI
            Sosio demokrasi adalah satu asas kehidupan rakyat yang berdemokrasi gotong royong, yaitu satu demokrasi politik dan demokrasi ekonomi yang bersumber dari keperibadian rakyat Indonesia, yang menginginkan kesejahteraan ekonomi dan politikseluruh rakyat Indonesia dan bukan demokrasi perancis, amerika inggris, dan belanda yang cenderung menindas.
            Dengan dua asas (sosio nasionalisme dan sosio demokrasi) yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran, maka sukarno memilih jalan gotong royong sebagai cara berjuang kaum marhaenis untuk mewujudkan sosialisme Indonesia. Teori ini bertolak belakang dengan pandangan karl marx. Jika marx perjuangan kelas, sukarno dengan jalan gotong royong. Dasar pemikiran marx memilih perjuangan kelas, atas dasar tuntutan teorinya tentang keterasingan(alienasi), nilai lebih, dan teori perkembangan masyarakat, juga didasarkan pada teori kontradiksi modal dan kerja sebagai sebuah konflik yang tak terdamaikan, sehingga marx berpikiran bahwa satu-satunya cara menyalesaikan konflik adalah perjuangan kelas.
            Sementara dasar pemikiran sukarno memilih gotong royong adalah runtutan teorinya tentang “budi nurani”. Dengan budi nurani yang dimiliki semua manusia pada hakikatnya menginginkan kesempurnaan dan tidak ingin menindas dan tertindas. Oleh karena itu sukarno tidak menggunakan perjuangan kelas tetapi perjuangan gotong royong , dimana semua kelas bersatu untuk bersama-sama menuju kesejahteraan dan kemakmuran tanpa penghisapan.
            Sukarno pun sadar bahwa gotong royong menuntut kesadaran dari seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu butuh suatu revolusi yang bersifat merubah pemikiran, pandangan hidup,sikap, moral etika, kebiasaan,merubah social ekonomi politik budaya Indonesia, dan merubah seluruh aspek kehidupan rakyat Indonesia yang semuanya mempunyai tujuan yaitu mengembalikan manusia Indonesia kepada budi nuraninya. Sifat revolusi ini tidak akan mampu di prediksi oleh waktu, tidak mengenal titik dan akan terus mengalir dan terus berjalan mengikuti perkembangan jaman. Sejarahlah yang akan menguji dan menilainya.

ASAS PERJUANGAN

Non Kooperasi
            Asas non kooperasi adalah analisa sukarno dengan menggunakan metode berfikir historis materialisme. Dengan analisa itu, sukarno dapat menemukan sebuah kontradiksi pokok antara kemauan rakyat Indonesia dengan kemauan kolonialisme belanda. Kontradiksi itulah di istilah kan secara sederhana dalam satu idiom”sana mau kesana-sini mau kesini”. Keinginan kita tidak akan terpenuhi dengan meminta minta dengan kaum sana (kolonial). Kita harus mengenali basic material tentang siapa lawan dan siapa kawan. Setelah di temukan kontradiksi pokok dan mana kontradiksi tidak pokok. Dan bagi soekarno, massa aksi dan matchtvorming hanya akan terbentuk melalui jalan non kooperasi.

Machtvorming         
            Machtvorming diartikan sebagai proses pembentukan atau penyusunan kekuasaan nasional sebagai satu kesatuan perjuangan melawan penindasan kolonialisme imperialisme. Menurut sukarno, keinginan untuk merdeka akan terpenuhi bila ada macht ( kekuasaan ) untuk mendesak para kaum kolonial. Dan asas non kooperasi itu biasa tercipta dalam satu perlawanan dengan cara menyusun kekuatan ( machtvorming ).

Massa aksi
            Massa aksi adalah sebuah kebangkitan massa secara radikal revolusioner yang di sebabkan oleh tenaga-tenaga masyarakat itu sendiri yang sadar akan perjuangannya. Massa aksi adalah bentuk perbuatan perjuangan kaum marhaen yang sadar akan dirinya tertindas. Machtvorming hanya akan terbentuk apabila ada massa aksi.


Radikalisme
            Radikalisme adalah sikap yang mendasar, yang mencakup radikalisme pemikiran, semangat dan gerakan. Pemikiran ini akan selalu mendobrak maju ke depan dengan gagasan dan ide-ide perjuangan. Dan radikalisme hanya dapat dibangkitkan melalui non kooperasi.

Self helf
            Self help diartikan sebagai semangat untuk mengelolah sumber daya yang dimiliki. Tidak bergantung pada pihak lain.

Self reliance
            Kepercayaan diri adalah modal utama gerakan. Tanpa kepercayaan diri, suatu gerakan akan kehilangan daya hidup dan dinamikanya. SEMOGA BERMANFAAT YAAA???? UNTUK KAUM SUKARNOIS TERUS SEMANGAT UNTUK BERJUANG........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar